«

»

Jun 27

Pengolahan Air Asam Tambang (Bagian 1)

Metode Pengolahan Air Asam Tambang

Pengolahan Air Asam Tambang (AAT) dilakukan jika memang pembentukan AAT tidak bisa dihindari lagi. Banyak cara untuk melakukan pencegahan dan yang banyak dilakukan beberapa perusahaan tambang lebih ke arah engineering tambang, misalnya dengan Pengkapsulan (penghalangan fisik) yaitu batuan PAF (Potential Acid Forming) diselimuti (dihalangi) dengan batuan NAF (Non Acid Forming) agar tidak kontak dengan air (dari air hujan) dan oksigen (dari udara) sehingga reaksi pembentukan air asam tambang bisa dicegah.

Metode Pengolahan Air asam Tambang dibedakan menjadi 2 (dua) jenis:

  1. Active Treatment – penambahan bahan penetral (biasanya kapur)

    2. Passive Treatment – misalnya wetland

 

Material alkaline yang digunakan dalam active treatment biasanya menggunakan batu kapur karena dari sisi harga dan ketersediaan di lapangan lebih murah dan lebih mudah dibandingkan material alkaline lainnya meskipun dari sisi efektivitas kalah dengan material alkaline lainnya seperti di tabel berikut ini :

Dalam aplikasinya di lapangan, terkadang penambahan kapur ke settling pond terlalu berlebihan atau bahkan kurang. Hal ini sebenernya bisa kita hitung terlebih dahulu kebutuhan kapur optimumnya. Berikut ini saya uraikan contoh perhitungan sederhananya  dengan tahapan perhitungan sebagai berikut :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>